Rabu, 12 Oktober 2016

dwirimalestari.blog.com

TUGAS PERTAMA
MATA KULIAH SOFTSKILL
PENGANTAR LINGKUNGAN

1.    ASAS – ASAS PENGETAHUAN LINGKUNGAN

a.     Pengertian Ekologi dan Ilmu Lingkungan Secara Umum

Ekologi adalah ilmu yangmempelajari interaksi antara organisme den-gan lingkungannya dan yang lainnya.Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya.Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotikdan biotik. Faktor abiotik antara lain suhu, air, kelembaban, cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling memengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan.Ekologi mempunyai pengaruh yang besar terhadap cabang biologinya. Ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan kehidupannya dengan mengadakan hubungan antar makhluk hidup dan dengan benda tak hidup di dalam tempat hidupnya atau lingkungannya.Ekologi, biologi dan ilmu kehidupan lainnya saling melengkapi dengan zoologi dan botaniyang menggambarkan hal bahwa ekologi mencoba memperkirakan, Hubungan keterkaitan dan ketergantungan antara seluruh komponen ekosistem harus dipertahankan dalam kondisi yang stabil dan seimbang (homeostatis). Perubahan terhadap salah satu komponen akan memengaruhi komponen lainnya.

b.    Pengertian Ekologi dan Ilmu Lingkungan Menurut Para Ahli
Ekologi adalah cabang ilmu yang masih relatif baru, yang muncul di tahun 70-an. Namun, ekologi memiliki pengaruh besar pada cabang biologi.  Ekologi, biologi dan ilmu kehidupan lainnya saling melengkapi dengan zoologi dan botani yang menggambarkan bahwa mencoba untuk memprediksi ekologi, ekonomi dan energi yang menggambarkan kebanyakan rantai makanan manusia dan tingkat tropik.
·         Menurut Miller (1975), Ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara organisme serta dengan satu sama lain dan dengan lingkungan.
·         Menurut Otto Soemarwoto, Ekologi adalah ilmu mengenaihubungan timbal balik antara hidup dan lingkungan sekitarnya.
·         Menurut C. Elton, Ekologi adalah ilmu yang meneliti sejarah alam atau perkehidupan alami juga dengan ilmiah.
·         Menurut Resosoedarmo, Ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara hidup dan lingkungan.
·         Menurut Andrewartha, Ekologi adalah ilmu yang membahas penyebaran dan kelimpahan organisme. 
·         Menurut Krebs, Ekologi adalah ilmu yang meneliti interaksi yang menentukan distribusi dan kelimpahan organisme.

Para ahli ekologi mempelajari hal berikut:
·         Perpindahan energi dan materi dari makhluk hidup makhluk hidup lain dan lingkungan menjadi faktor yang menyebabkan hal itu.
·         Perubahan populasi atau spesies pada waktu yang berbeda dari faktor-faktor yang menyebabkannya.
·         Terjadi antar spesies hubungan (interaksi antar spesies) makhluk hidup dan hubungan antara kehidupan dan lingkungan.







c.     Perbedaan Ekologi dan Ilmu Lingkungan
Perbedaan mendasar antara ekologi dan lingkungan adalah bahwa lingkungan adalah segala sesuatu di dunia sementara ekologi adalah studi tentang mereka.Komponen lingkungan dijelaskan dalam hal hubungan mereka dengan ekologi. Ilmu lingkungan merupakan perpaduan konsep dan asas berbagai ilmu yang bertujuan untuk mempelajari dan memecahkan masalah mengenai hubungan antara mahluk hidup dengan lingkungannya.
Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya.
d.    Asas – Asas Pengetahuan Lingkungan
§  ASAS 1
Menyatakan bahwa semua energi yang memasuki sebuah organisme, populasi, atau ekosistem yang dianggap sebagai energi tersimpan atau terlepaskan. Energi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lain, serta tidak dapat hilang, dihancurkan, maupun diciptakan.
§  ASAS 2
Menyatakan bahwa tidak ada sistem perubahan energi sangat efisien. Misalnya pada Hukum Termodinamika II yaitu “Semua sistem biologi kurang efisien, kecenderungan umum, energi berdegradasi ke dalam bentuk panas yang tidak balik dan beradiasi menuju angkasa.”
§  ASAS 3
Menyatakan bahwa materi, energi, ruang, waktu dan keanekaragaman, semuanya termasuk pada sumber alam.
§  ASAS 4
Menyatakan bahwa semua kategori sumber alam, jika pengadaannya telah maksimal, pengaruh unit kenaikannya sering menurun dengan penambahan sumber alam sampai ke tingkat maksimum.

§  ASAS 5
Menyatakan bahwa terdapat dua jenis sumber alam, yaitu sumber alam yang pengadaannya dapat merangsang penggunaan, dan tidak mempunyai daya rangsang penggunaan.
§  ASAS 6
Menyatakan bahwa Individu dan spesies yang mempunyai lebih banyak keturunan daripada saingannya, cenderung akan berhasil mengalahkan saingannya tersebut.
§  ASAS 7
Menyatakan bahwa kemantapan pada keanekaragaman suatu komunitas lebih tinggi di alam lingkungan yang mudah diramal.
§  ASAS 8
Menyatakan bahwa sebuah habitat dapat jenuh atau tidak oleh keanekaragaman takson. Hal tersebut bergantung kepada bagaimana nicia dalam lingkungan hidup dapat memisahkan takson.
§  ASAS 9
Menyatakan bahwa keanekaragaman komunitas apa saja sebanding dengan biomasa dibagi produktivitasnya. Terdapat hubungan antara biomasa, aliran energi, dan keanekaragaman dalam suatu sistem biologi.
§  ASAS 10
Menyatakan bahwa lingkungan yang stabil perbandingan antara biomasa dengan produktivitas dalam perjalanan waktu naik mencapai sebuah asimtot. Sistem biologi menjalani evoluasi yang mengarah pada peningkatan efisiensi penggunaan energi pada lingkungan fisik yang stabil.


§  ASAS 11
Menyatakan bahwa sistem yang telah mantap mengeksploitasi sistem yang belum mantap. Contohnya seperti pada hama tikus, serangga dari hutan rawa menyerang tanaman pertanian dilahan transmigran.
§  ASAS 12
Menyatakan bahwa kesempurnaan adaptasi suatu sifat atau tabiat tergantung kepada kepentingan relatifnya pada keadaan lingkungan.
§  ASAS 13
Menyatakan bahwa ingkungan yang secara fisik telah mantap memungkinkan terjadinya penimbunan keanekaragaman biologi pada ekosistem yang mantap, serta kemudian dapat menggalakkan kemantapan populasi lebih jauh.
§  ASAS 14
Menyatakan bahwa derajat pola keteraturan naik-turunnya populasi tergantung kepada jumlah keturunan dalam sejarah populasi sebelumnya yang akan mempengaruhi populasi tersebut.














2.    SUMBER DAYA ALAM

a.                 Pengertian Sumber Daya Alam
          Sumber daya alam adalah sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan dan kebutuhan hidup manusia agar hidup lebih sejahtera yang ada di sekitar alam lingkungan hidup kita. Sumber daya alam bisa terdapat di mana saja seperti di dalam tanah, air, permukaan tanah, udara, dan lain sebagainya. Contoh dasar sumber daya alam seperti barang tambang, sinar matahari, tumbuhan, hewan dan banyak lagi lainnya.
b.                Sumber Daya Alam di Indonesia
Indonesia merupakan negara dengan tingkat biodiversitas tertinggi kedua di dunia setelah Brasil. Fakta tersebut menunjukkan tingginya keanekaragaman sumber daya alam hayati yang dimiliki Indonesia dan hal ini, berdasarkan Protokol Nagoya, akan menjadi tulang punggung perkembangan ekonomi yang berkelanjutan (green economy).Protokol Nagoya sendiri merumuskan tentang pemberian akses dan pembagian keuntungan secara adil dan merata antara pihak pengelola dengan negara pemilik sumber daya alam hayati, serta memuat penjelasan mengenai mekanisme pemanfaatan kekayaan sumber daya alam tersebut. Kekayaan alam di Indonesia yang melimpah terbentuk oleh beberapa faktor, antara lain:
1.     Dilihat dari sisi astronomi, Indonesia terletak pada daerah tropis yang memiliki curah hujan yang tinggi sehingga banyak jenis tumbuhan yang dapat hidup dan tumbuh dengan cepat.
2.     Dilihat dari sisi geologi, Indonesia terletak pada titik pergerakan lempeng tektonik sehingga banyak terbentuk pegunungan yang kaya akan mineral
3.     Daerah perairan di Indonesia kaya sumber makanan bagi berbagai jenis tanaman dan hewan laut, serta mengandung juga berbagai jenis sumber mineral.
Tingginya tingkat biodiversitas Indonesia ditunjukkan dengan adanya 10% dari tanaman berbunga yang dikenal di dunia dapat ditemukan di Indonesia, 12% dari mamalia, 16% dari hewan reptil, 17% dari burung, 18% dari jenis terumbu karang, dan 25% dari hewan laut. Di bidang agrikultur, Indonesia juga terkenal atas kekayaan tanamanperkebunannya, seperti biji coklatkaretkelapa sawitcengkeh, dan bahkan kayu yang banyak diantaranya menempati urutan atas dari segi produksinya di dunia.
Sumber daya alam di Indonesia tidak terbatas pada kekayaan hayatinya saja. Berbagai daerah di Indonesia juga dikenal sebagai penghasil berbagai jenis bahan tambang, seperti petroleumtimahgas alamnikeltembagabauksittimahbatu baraemas, dan perak. Di samping itu, Indonesia juga memiliki tanah yang subur dan baik digunakan untuk berbagai jenis tanaman. Wilayah perairan yang mencapai 7,9 juta km2 juga menyediakan potensi alam yang sangat besar.

c.     Sumber Daya Alam dan Pertumbuhan Ekonomi

Sumber daya alam dan tingkat perekonomian suatu negara memiliki kaitan yang erat, dimana kekayaan sumber daya alam secara teoretis akan menunjang pertumbuhan ekonomi yang pesatAkan tetapi, pada kenyataannya hal tersebut justru sangat bertentangan karena negara-negara di dunia yang kaya akan sumber daya alamnya seringkali merupakan negara dengan tingkat ekonomi yang rendah. Kasus ini dalam bidang ekonomi sering pula disebut Dutch diseaseHal ini disebabkan negara yang cenderung memiliki sumber pendapatan besar dari hasil bumi memiliki kestabilan ekonomi sosial yang lebih rendah daripada negara-negara yang bergerak di sektor industri dan jasa Di samping itu, negara yang kaya akan sumber daya alam juga cenderung tidak memiliki teknologi yang memadai dalam mengolahnya. Korupsi, perang saudara, lemahnyapemerintahan dan demokrasi juga menjadi faktor penghambat dari perkembangan perekonomian negara-negara terebutUntuk mengatasi hal tersebut, diperlukan pembenahan sistem pemerintahan, pengalihan investasi dan penyokongan ekonomi ke bidang industri lain, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pemberdayaan sumber daya alam. Contoh negara yang telah berhasil mengatasi hal tersebut dan menjadikan kekayaan alam sebagai pemicu pertumbuhan negara adalahNorwegia dan Botswana.



d.       Pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati dan Non Hayati
Sumber daya alam hayati adalah Sumber Daya Alam yang berasal dari mahluk hidup, atau berhubungan dengan mahluk hidup.Ada beberapa pemanfaatan di bidang hayati :
1.     Tumbuhan merupakan sumber daya alam yang sangat beragam dan melimpah.Organisme ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan oksigen dan pati melalui prosesfotosintesis. Oleh karena itu, tumbuhan merupakan produsen atau penyusun dasar rantai makanan.

2.     Hewan, peternakan, dan perikanan

Sumber daya alam hewan dapat berupa hewan liar maupun hewan yang sudah dibudidayakan.Pemanfaatannya dapat sebagai pembantu pekerjaan berat manusia, sepertikerbau dan kuda atau sebagai sumber bahan pangan, seperti unggas dan sapi. Untuk menjaga keberlanjutannya, terutama untuk satwa langka, pelestarian secara in situ dan ex situ terkadang harus dilaksanakan.Pelestarian in situ adalah pelestarian yang dilakukan di habitat asalnya, sedangkan pelestarian ex situ adalah pelestarian dengan memindahkan hewan tersebut dari habitatnya ke tempat lain. Untuk memaksimalkan potensinya, manusia membangun sistem peternakan, dan juga perikanan, untuk lebih memberdayakan sumber daya hewan.

Sumber daya alam nonhayati adalah sumber daya alam yang dapat diusahakan kembali keberadaannya dan dapat dimanfaatkan secara terus-menerus, contohnya: air, angin, sinar matahari, dan hasiltambang.Ada beberapa pemanfaatan di bidang nonhayati :

1.     Air digunakan untukpengairan, bahan dasar industri minuman, penambangan, dan aset rekreasi.Di bidang energi, teknologi penggunaan air sebagai sumber listrik sebagai pengganti dari minyak bumi telah dan akan terus berkembang karena selain terbaharukan, energi yang dihasilkan dari air cenderung tidak berpolusi dan hal ini akan mengurangi efek rumah kaca.

2.     Angin mampu menghasilkan energi dengan menggunakan turbin yang pada umumnya diletakkan dengan ketinggian lebih dari 30 meter di daerah dataran tinggi. Selain sumbernya yang terbaharukan dan selalu ada, energi yang dihasilkan angin jauh lebih bersih dari residu yang dihasilkan oleh bahan bakar lain pada umumnya. Beberapa negara yang telah mengaplikasikan turbin angin sebagai sumber energi alternatif adalah Belanda dan Inggris.


e.     Landasan Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Alam
Mengelola sumber daya alam dan memelihara daya dukungnya agar bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan rakyat dari generasi ke generasi.Meningkatkan pemanfaatan potensi sumber daya alam dan lingkungan hidup dengan melakukan konservasi, rehabilitasi dan penghematan penggunaan, dengan menerapkan teknologi ramah lingkungan.Menerapkan indikator-indikator yang memungkinkan pelestarian kemampuan keterbaharuan dalam pengelolaan sumber daya alam yang dapat diperbaharui untuk mencegah kerusakan yang tidak dapat balik.Mendelegasikan secara bertahap wewenang pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dalam pelaksanaan pengelolaan sumber daya alam secara selektif dan pemeliharaan lingkungan hidup sehingga kualitas ekosistem tetap terjaga, yang diatur dengan undang-undang.

f.                     Karakteristik Ekologi Sumber Daya Alam
Faktor-faktor pembatas ekologis ini perlu diperhitungkan agar pembangunan membawa hasil yang lestari.Hubungan antara pengawetan ekosistem dan perubahan demi pembangunan demi pembangunan ada tiga prinsip yang perlu diperhatikan, yaitu :
1.     Kebutuhan untuk memperhatikan kemampuan untuk membuat pilihan penggunaan sumber alam di masa depan.

2.     Kenyataan bahwa peningkatan pembangunan pada daerah-daerah pertanian tradisional yang telah terbukti berproduksi baik mempunyai kemungkinan besar untuk memperoleh pengembalian modal yang lebih besar dibanding daerah yang baru.

Seperti pernyataan diatas, Sumber daya alam ini adalah energi yang sifatnya tidak dapat digantikan. Proses penggantian ini membutuhkan waktu yang sangat lama. Hampir setiap waktu sumber daya alam ini tidak dapat terlepas dari kehidupan manusia. Beberapa sampel yang bisa kita lihat bahwa sember daya alam ini tak bisa lepas dari kehidupan kita sehari-hari.
g.                    Daya Dukung Lingkungan
Daya dukung lingkungan hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk mendukung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lain. Penentuan daya dukung lingkungan hidup dilakuikan dengan cara mengetahui kapasitas lingkungan alam dan sumber daya untuk mendukung kegiatan manusia/penduduk yang menggunakan ruang bagi kelangsungan hidup. Besarnya kapasitas tersebut di suatu tempat dipengaruhi oleh keadaan dan karakteristik sumber daya yang ada di hamparan ruang yang bersangkutan. Kapasitas lingkungan hidup dan sumber daya akan menjadi faktor pembatas dalam penentuan pemanfaatan ruang yang sesuai.Daya dukung lingkungan hidup terbagi menjadi 2 (dua) komponen, yaitu kapasitas penyediaan (supportive capacity) dan kapasitas tampung limbah (assimilative capacity). Dalam pedoman ini, telaahan daya dukung lingkungan hidup terbatas pada kapasitas penyediaan sumber daya alam, terutama berkaitan dengan kemampuan lahan serta ketersediaan dan kebutuhan akan lahan dan air dalam suatu ruang/wilayah. Oleh karena kapasitas sumber daya alam tergantung pada kemampuan, ketersediaan, dan kebutuhan akan lahan dan air, penentuan daya dukung lingkungan hidup dalam pedoman ini dilakukan berdasarkan 3 (tiga) pendekatan, yaitu:
a) Kemampuan lahan untuk alokasi pemanfaatan ruang.
b) Perbandingan antara ketersediaan dan kebutuhan lahan.
c) Perbandingan antara ketersediaan dan kebutuhan air.
Agar pemanfaatan ruang di suatu wilayah sesuai dengan kapasitas lingkungan hidup dan sumber daya, alokasi pemanfaatan ruang harus mengindahkan kemampuan lahan. Perbandingan antara ketersediaan dan kebutuhan akan lahan dan air di suatu wilayah menentukan keadaan surplus atau defisit dari lahan dan air untuk mendukung kegiatan pemanfaatan ruang. Hasil penentuan daya dukung lingkungan hidup dijadikan acuan dalam penyusunan rencana tata ruang wilayah. Mengingat daya dukung lingkungan hidup tidak dapat dibatasi berdasarkan batas wilayah administratif, penerapan rencana tata ruang harus memperhatikan aspek keterkaitan ekologis, efektivitas dan efisiensi pemanfaatan ruang, serta dalam pengelolaannya memperhatikan kerja sama antar daerah.

h.                   Keterbatasan Kemampuan Manusia
memberikan pemahaman yang lebih atas sebuah kecakapam diri seseorang dalam melakukan suatu tindakan. Ability atau kemampuan selalu dikaitkan dengan seberapa dapatkah seseorang dalam melakukan sesuatu. Potensi tidak jarang menjadi kata yang bersinambung dengan kemampuan karena keduanya merupakan dasar dari dalam diri seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan atau tindakan.Tanpa kemampuan dan potensi kita sebagai individu tidak dapat berbuat apa-apa. Untuk itu, kita perlu mengasah kemampuan dan potensi dalam diri kita agar sesuatu yang kita lakukan optimal.







NAMA                     : DWI RIMA LESTARI
KELAS                    : 2IB04
NPM                        : 12415059

MATA KULIAH    : SOFTSKILL

Senin, 25 Januari 2016

BAB 9.ILMU PENGETAHUAN,TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN

BAB 9. ILMU PENGETAHUAN,TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN
A.    ILMU PENETAHUAN
Pengertian pengetahuan sebagai istilah filsafat tidaklah sederhana karena bermacam-macam pandangan dan teori (epistemology), di antaranya pandangan Aristoteles ,bahwa pengetahuan meruapakan pengetahuan yang dapat diinderai dan dapat merangsang budi.Menurut Decartes ilmu pengetahuan merupakan serba budi : oleh Bacon dan David Home diartikan sebagai pengalaman indera dan bantin ; menurut Immanuel Kant pengetahuan merupakan antara budi dan pengalaman ; dan teori Phyroo mengatakan ,bahwa tidak ada kepastian dalam pengetahuan .Dari  berbagai macam pandangan tentang pengetahuan diperoleh sumber-sumber pengetahuan berupa ide,kenyataan,kegiatan akal-budi pengalaman,sintesis budi, atau meragukan karena tak adanya sarana untuk mencapai pengetahuan yang pasti.  
Untuk mencapai suatu pengetahuan yang ilmiah dan objektif diperlukan sikap yang bersifat ilmiah.Bukan membahas tujuan ilmu, melainkan mendukung dalam mencapai tujuan ilmu itu sendiri, sehingga benar-benar objektif , terlepas dari prasangka pribadi yang bersifat subjektif.Sikap yang bersifat ilmiah itu meliputi 4 hal :
1.      Tidak ada perasaan yang bersifat pamrih sehingga mencapai pengetahuan ilmu yang objektif.
2.      Selektif, artinya mengadakan pemilihan terhadap problema yang dihadapi supaya di dukung oleh fakta atau gejala, dan mengadakan pemilihan terhadap hipotesis.
3.      Kepercayaan yang layak terhadap kenyataan yang tak dapat diubah maupun terhadap alat indera dan budi yang digunakan untuk mencapai ilmu.
4.      Merasa pasti bahwa setiap pendapat, teori , maupun aksioma terdahulu telah mencapai kepastian , namun masih terbuka untuk dibuktikan kembali.

B.     TEKNOLOGI

Dalam konsep yang pragmatis dengan kemungkinan berlaku secara akademis dapatlah dikatakan, bahwa ilmu pengetahuan (body of knowledge), dan teknologi sebagai suatu seni (state of art) yang mengadung pengertian berhubungan dengan proses produksi; menyangkut cara bagaimana berbagai sumber,tanah,modal,tenaga kerja dan keterampilan dikombinasikan untuk merealisasi tujuan produksi.
Fenomena teknik pada masyarakat kini, menurut sastrapratedja (1980) memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
a.       Rasionalitas,artinya tindakan spontak oleh teknik diubah menjadi tindakan yang direncanakan dengan perhitungan rasional.
b.      Artifisialitas , artinya selalu membuat sesuatu yang buatan tidak alamiah.
c.       Otomatisme , artinya dalam hal metode, organisasi dan rumusan dilaksanakan serba otomatis.Demikian pula dengan teknik mampu mengelimkinasikan kegiatan non-teknis menjadi.
d.      Teknik berkembang pada suatu kebudayaan.
e.       Monisme, artinya semua teknik bersatu , saling berinteraksi dan saling bergantung
f.       Universalisme , artinya teknik melampaui batas –batas kebudayaan dan ediologi,bahkan dapat menguasai kebudayaan.
g.      Otonomi , artinya teknik berkembang menurut prinsip-prinsip sendiri.
Teknologi tepat guna sering tidak berdaya menghadapi teknologi barat,yang sering masuk dengan ditunggangi oleh segelintir orang atau kelompok yang bermodal besar.Ciri-ciri teknologi barat tersebut adalah :
1.      Serba intensif dalam segala hal,seperti modal, organisasi , tenaga kerja dan lain-lain,sehingga lebih akrab dengan kaum elit dari pada dengan buruh itu sendiri.
2.      Dalam struktur sosial, teknologi barat bersifat melestarikan sifat kebergantungan.
3.      Kosmologi atau pandangan teknologi barat adalah : menganggap dirinya sebagai pusat yang lain feriferi, waktu berkaitan dengan kemajuan secara linier, memahami realitas secara terpisah dan berpandangan manusia sebagai tuan atau mengambil jarak dengan alam.

C.     ILMU PENGETAHUAN TEKNOLOGI DAN NILAI
Ilmu pengetahuan dan teknologi sering diakaitkan dengan nilai atau moral.Hal ini besar perhatiannya tatkala dirasakan dampaknya melalui kebijaksanaan pembangunan,yang pada hakikatnya adalah penerapan ilmu pengetahuan dan teknolgi.Ilmu adalah diperoleh melalui kegiatan metode ilmiah atau epistemology.Jadi,epistemology merupakan pembahasan bagaimana mendapatkan pengetahuan.Epistemologi ilmu terjamin dalam kegiatan metode ilmiah.Metode ilmiah adalah kegiatan menyusun tubuh pengetahuan yang bersifat logis,penjabaran hipotesis dengan deduksi dan verifikasi atau menguji kebenarnya secara factual; sehingga kegiatannya disingkat menjadi logis-hipotesis-verifikasi atau deduksi-hipotesis-verifikasi.Sedangkan pengetahuan adalah pikiran atau pemahaman di luar atau tanpa kegiatan metode ilmiah,sifatnya dapat dogmatis ,banyak spekulasi dan tidak berpijak pada kenyataan empiris.Sumber pengetahuan dapat berupa hasil pengalaman berdasarkan akan sehat (common sense) yang disertai mencoba-coba, intuisi (pengetahuan yang diperoleh tanpa penbalaran) dan wahyu (merupakan pengetahuan yang di berikan tuhan kepada para nabi atau utusannya).


D.    KEMISKINAN
Kemiskinan merupakan tema sentral dari perjuangan bangsa,sebagai inspirasi dasar dan perjuangan akan kemerdekaan bangsa, dan motivasi fundamental dari cita-cita menciptakan masyarakat adil dan makmur.
Atas dasar ukuran ini maka mereka yang hidup dibawah gasris kemiskinan memiliki ciri-ciri sebagai berikut ;
a.       Tidak memiliki factor produksi sendiri seperti tanah,modal,keterampilan.
b.      Tidak memiliki kemingkinan untuk memperoleh asset produksi degan kekuatan sendiri, seperti untuk memperoleh tanah garapan atau modal usaha.
c.       Tingkat pendidikan mereka rendah,tidak sampai tamat sekolah dasar karena harus membantu orang tua mencari tambahan penghasilan.
d.      Kebanyakan tinggal di desa sebagai pekerja bebas self employed berusaha apa saja.
e.       Banyak yang hidup di kota berusia muda, dan tidak mempunyai keterampilan.
Kalau kita menganut teori fungsional dari statifikasi (tokohnya davis) maka kemiskinan pun memiliki sejumlah fungsi yaitu :
a.       Fungsi ekonomi : penyediaan tenaga untuk pekerjaan tertentu, menimbulkan dana sosial membuka lapangan kerja baru dan memanfaatkan barang bekas (masyarakat pemulung)
b.      Fungsi sosial : menimbulkan altruism (kebaikan spontan) dan perasaan,sumber imajinasi kesulitan hidup bagi si kaya,sebagai ukuran kemajuan bagi kelas lain dan merangsang munculnya badan amal.
c.       Fungsi kultural : sumber inspirasi kebajaksaan tennokrat dan sumber inspirasi sastrawan dan memperkaya budaya saling mengayomi antar sesame manusia.
d.      Fungsi politik : berfungsi sebagai kelompok gelisah atau masyarakat marginal untuk musuh bersaing bagi kelompok lain.
Walaupun kemiskinan mempunyai fungsi, bukan berarti manyetujui lembaga tersebut. Tetapi , karena kemiskinan berfungsi maka harus dicarikan fungsi lain sebagai pengganti.

DAFTAR PUSTAKA

e-learning gunadarma

Sabtu, 23 Januari 2016

pertentangan sosial dan integrasi masyarakat

BAB 8.Pertentangan Sosial dan Integrasi Masyarakat

1.      Perbedaan Kepentingan
Pertentangan sosial di dalam masyarakat merupakan salah satu konflik yang biasanya timbul dari berbagai faktor-faktor sosial yang ada di dalam masyarakat itu sendiri. Pertentangan sosial ataupun konflik adalah salah satu konsekuensi dari adanya perbedaan-perbedaan dan tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat misalnya peluang hidup, gengsi, hak istimewa, dan gaya hidup
Kepentingan merupakan dasar dari timbulnya tingkah laku dari individu. Individu bertingkah laku karena adanya dorongan untuk memenuhi kepentingannya. Kepentingan ini bersifat esensial bagi kelangsungan kehidupan individu itu sendiri. Jika individu berhasil memenuhi kepentingannya, maka mereka akan merasa puas dan sebaliknya bila gagal akan menimbulkan masalah bagi diri sendiri maupun bagi lingkungannya.

Individu yang berpegang pada prinsipnya saat bertingkah laku, maka kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh individu tersebut dalam masyarakat merupakan kepuasan pemenuhan dari kepentingan tersebut. Oleh karena itu, individu mengandung arti bahwa tidak ada dua orang yang sama persis dalam aspek-aspek pribadinya, baik jasmani maupun rohaninya. Dengan itu, maka akan muncul perbedaan kepentingan pada setiap individu, seperti:
1.Kepentingan individu untuk memperoleh kasih sayang.
2.Kepentingan individu untuk memperoleh harga diri.
3.Kepentingan individu untuk memperoleh penghargaan yang sama.
4.Kepentingan individu untuk memperoleh prestasi dan posisi.
5.Kepentingan individu untuk dibutuhkan orang lain.
6.Kepentingan individu untuk memperoleh kedudukan didalam kelomponya.
7.Kepentingan individu untuk memperoleh rasa aman dan perlindungan diri.
8.Kepentingan individu untuk memperoleh kemerdekaan diri.
Dalam hal diatas menunjukkan ketidakmampuan suatu ideologi mewujudkan idealisme yang akhirnya akan melahirkan suatu konflik. Hal mendasar yang dapat menimbulkan suatu konflik adalah jarak yang terlalu besar antara harapan dengan kenyataan pelaksanaan. Perbedaan kepentingan ini tidak secara langsung menyebabkan terjadinya konflik tetapi ada beberapa fase, yaitu Fase Disorganisasi dan Fase.

2. Prasangka, Diskriminasi, dan Ethnosentrisme

a. Prasangka dan diskriminasi
Prasangka dan Diskriminasi dapat merugikan pertumbuh-kembangan dan bahkan integrasi masyarakat. Prasangka mempunyai dasar pribadi, dimana setiap orang memilikinya. Melalui proses belajar dan semakin dewasanya manusia, membuat sikap cenderung membeda-bedakan dan sikap tersebut menjurus kepada prasangka. Apabila individu mempunyai prasangka dan biasanya bersifat diskriminatif terhadap ras yang diprasangka. Jika prasangka disertai dengan agresivitas dan rasa permusuhan, biasanya orang yang bersangkutan mencoba mendiskiminasikan pihak-pihak lain yang belum tentu salah, dan akhirnya dibarengi dengan sifat Justifikasi diri, yaitu pembenaran diri terhadap semua tingkah laku diri.

b. Perbedaan Prasangka dan diskriminasi
Perbedaan Prasangka dan Diskriminasi, prasangka adalah sifat negative terhadap sesuatu. Dalam kondisi prasangka untuk menggapai akumulasi materi tertentu atau untuk status sosial bagi suatu individu atau suatu. Seorang yang berprasangka rasial biasanya bertindak diskriminasi terhadap rasa yang diprasangka.

c. Sebab-sebab timbulnya Prasangka dan Diskriminatif

1.         Dilatar belakangi oleh perkembangan sosio-kultural dan situasional
Apabila prasangka bisa berkembang lebih jauh sebagai akibat adanya jurang pemisah antara kelompok orang kaya dengan orang miskin.
2.         Bersumber dari faktor kepribadian
Bersifat prasangka merupakan gambaran sifat seseorang. Tipe authorian personality adalah sebagian ciri kepribadian seseorang yang penuh prasangka, dengan ciri-ciri bersifat konservatif dan tertutup.
3.         Perbedaan keyakinan, kepercayaan, dan agama.
Banyak sekali konflik yang ditimbulkan karean agama. Seperti yang kita alami sekarang diseluruh penjuru dunia.
Ethnosentrisme,Yaitu anggapan suatu bangsa/ras yang cenderung menganggap kebudayaan mereka sebagai suatu yang prima, riil, logis, sesuai dengan kodrat alam dan beranggapan bahwa bangsa/ras lain kurang baik dimata mereka. Ethnosentrisme merupakan gejala sosial yang universal.Pertentangan-pertentangan sosial/ketegangan dalam masyarakat.
Mengandung pengertian tingkah laku yang lebih luas daripada yang biasa dibayangkan orang dengan mengartikannya sebagai pertentangan yang kasar atau perang. Mengandung tiga taraf :

1.Pada taraf yang terdapat didalam diri seseorang.

2.Pada taraf yang terdapat pada suatu kelompok

3. Pada taraf yang terdapat pada suatu masyarakat.

4. Golongan-golongan Yang Berbeda dan Integrasi Sosial

a.         Masyarakat Majemuk dan National Indonesia terdiri dari :

Masyarakat Indonesia digolongkan sebagai masyarakat majemuk yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan golongan sosial yang dipersatukan oleh kesatuan nasional yang berwujudkan Negara Indonesia. Aspek-aspek dari kemasyarakatan :

1.Suku bangsa dan kebudayaannya.

2. Agama

3. Bahasa

4. Nasional Indonesia.



Faktor-Faktor terjadinya masalah sosial :

1. Faktor Internal: Faktor yang berasal dari dalam diri individu itu sendiri, karena biasanya timbul dari suatu perasaan yang dialami oleh seorang individu itu sendiri.

· Kesadaran diri sebagai makhluk sosial

· Tuntutan kebutuhan

· Jiwa dan semangat gotong royong

2. Faktor External: Faktor yang berasal dari luar diri individu itu sendiri, karena biasanya timbul dari suatu masalah yang dialami oleh seorang individu itu sendiri di dalam lingkungan sosialnya.

· Tuntutan perkembangan zaman

· Persamaan kebudayaan

· Terbukanya kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan bersama

· Persaman visi, misi, dan tujuan

· Sikap toleransi

· Adanya kosensus nilai

· Adanya tantangan dari luar



DAFTAR PUSTAKA


Rabu, 20 Januari 2016

rangkaian logika full adder

RANGKAIAN LOGIKA FULL ADDER



     Untuk membuat rangkaian ini saya mengunakan software EAGEL karena lebih mudah dipahami bagi para pemula seperti saya.Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan cara membuat dan komponen yang di gunakan untuk membuat rangakaian logika full adder mengunakan EAGEL.

1. Tampilan awal klik File > New > Schematic 


2. Tampilan utama seperti dibawah ini 


3. Untuk memasukan kompunen-komponen yang di gunakan untuk rangkaian dapat klik 
    klik Edit > Add. 


    Ketika langkah di atas lakukan anda dapat memilih komponen yang digunakan untuk membuat rangkaian.Karena pada kesempatan kali ini saya akan membuat Rangkaian Logika Full Adder makan saya akan memberikan informasi kepada anda komponen yang saya gunakan untuk membuat rangkaian tersebut. 

a. AND 

b. 2-input EXCLUSIV-OR gate ( memiliki lengkungan pada bagian belakang )




c. 2-input OR gate ( tidak memiliki lengkuangan pada bagian belakang )



d. Connectors ( mengalirkan sumber arus )


     Setelah komponen diatas dimasukan maka anda dapat menyambungkan rangkaian anda dengan menggunakan Tools pada bagian kiri anda.berikut ini Tools yang digunakan untuk menyambungkan suatu rangkaian.

1. Wire / Garis / pengawatan ( penghubung komponen )



2. Junction ( acuan untuk mengubungkan komponen dari pengawatan utama )

   
     Ketika komponen dimasukan anda dapat menghubung-hubungkan komponen dengan cara di atas,maka setelah komponen dihubungkan dengan mengunakan perintah yang sudah di berikan maka pada bagian hasil akan terlihat seperti ini.




TERIMA KASIH 
SEMOGA BERMANFAAT 















Kamis, 14 Januari 2016

gambarteknik2


OP-AMP


     Pembuatan rangkaian ini saya mengunakan software EAGEL karena lebih saya mengerti.Software EAGEL digunakan membuat  desain. Operational Amplifier atau di singkat op-amp merupakan salah satu komponen analog yang popular digunakan dalam berbagai aplikasi rangkaian elektronika.


Masuk ke software EAGEL dengan klik File>New>Schematic.Menggunakan Schematic karena desain rangkaian lebih rapih dan menu komponen lebih banyak.


     Ketika sudah masuk dalam tampilan EAGEL maka sudah bisa mendesain rangkaian,sebelum anda merangkai harus tau terlebih dahulu komponen yang digunakan untuk merangkai suatu rangkaian ini,berikut ini adalah komponen – komponennya :

  1. Resistor digunakan untuk menahan arus yang mengalir dalam rangkaian listrik ,serta untuk pengahantar pembangkit arus dan tegangan.

   

   2.  Ground digunakan sebagai penghantar arus listrik ke tanah jika terjadi kebocoran isolasi atau percikan api pada konsleting.


3. Konektor digunakan sebagai penghubung antara perangkat satu dengan perangkat yang lainnya.


4.   Amlplifier digunakan sebagai rangkaian komponen elektronika yang dipakai untuk menguatkan daya (atau tenaga secara umum).


     5.  VCC digunakan sebagai tegangan satu daya



      Setelah komponen-komponen di atas, di klik OK satu per satu maka anda bisa menghubungkan semua komponen menggunakan Wire karena kegunaannya untuk pengawatan penghubung komponen-komponen.




Kamis, 07 Januari 2016

RANGKAIAN MULTIVIBRATOR MONOSTABIL

MULTIVIBRATOR MONOSTABIL


     Pembuatan rangkaian MULTIVIBRATOR MONOSTABIL ini saya mengunakan software EAGEL karena lebih saya mengerti.Software EAGEL digunakan membuat  desain  dan layout untuk dicetak dalam papan PCB.


      Masuk ke software EAGEL dengan klik File>New>Schematic.Menggunakan Schematic karena desain rangkaian lebih rapih dan menu komponen lebih banyak.


Ketika sudah masuk dalam tampilan EAGEL maka sudah bisa mendesain rangkaian MULTIVIBRATOR MONOSTABIL untuk menambahakan komponen rangkaian anda bisa menggunakan klik Edit>Add.


sebelum anda merangkai harus tau terlebih dahulu komponen yang digunakan untuk merangkai suatu rangkaian ini,berikut ini adalah komponen – komponennya :

1. Resistor digunakan untuk menahan arus yang mengalir dalam rangkaian listrik ,serta untuk       pengahantar pembangkit arus dan tegangan.


2.  Kapasitor digunakan untuk penyimpan energi sementara dalam bentuk medan listrik.


3. Transistor digunakan sebagai menahan sebagian arus yang mengalir.


4    4. Ground digunakan sebagai penghantar arus listrik ke tanah jika terjadi kebocoran isolasi atau percikan     api pada konsleting.

5    
     5. Konektor digunakan sebagai penghubung antara perangkat satu dengan perangkat yang lain.

         
5  6. Power Supply digunakan  untuk memberikan atau menyuplai arus listrik yang sebelumnya diubah dari      bentuk arus listrik.

7      Setelah komponen-komponen di atas, di klik OK satu per satu maka anda bisa menghubungkan semua komponen menggunakan Wire karena kegunaannya untuk penghubung komponen-komponen.


  
     Hasil rangkaian yang sudah di desain menggunakan komponen – komponen tersebut.